Tepat jam 10 malam, dinginnya dunia membuat orang-orang tidak akan keluar dari rumah, sambil membetulkan jaketku, pandanganku tertuju pada cahaya lampu taman yang didekatku, entah kenapa aku bisa berada disini dan menunggu, padahal setahun telah berlalu, sejak dia berbalik dan meninggalkanku dengan dingin…
Sejak kuliah dulu, kami selalu bersama-sama, melakukan semua hal bersama layaknya sahabat, kami sangat akrab, banyak yang mengatakan kami ini cocok jadi pasangan, kami menanggapinya dengan ringan saja, dia sangat suka bercerita bahwa dia mempunyai Mimpi yang tinggi, yaitu bisa bekerja diluar negeri setelah lulus kuliah nanti, aku sangat menikmati masa-masa Kuliahku, tapi perasaanku padanya terus berkembang, hingga sampai aku punya perasaan padanya, saat kami Wisuda, kuputuskan untuk mengubah semuanya, kuberikan padanya sebuah surat, yang menyatakan segala perasaanku,
Dear You,
Terima kasih atas semua kebersamaan yang kita lalui selama ini, susah dan senang, sakit dan sehat…
Aku tahu kita sudah lama bersahabat, dan aku selalu merasakan bahwa kita tak terpisahkan, bahkan mungkin, petemuan kita sudah disuratkan, namun…
Aku tidak bisa menahan lagi, aku hanya ingin kau tahu bahwa…
Aku menyukaimu…
Segala jawabmu telah kunanti, biarkanlah itu menjadi hadiah natal bagiku…
Kutunggu kau di malam Natal ini…
entah setelah dia membaca surat itu, dia hanya berkata “Sampai ketemu lagi waktu natal nanti…” berbalik dan pergi dariku dengan dingin… tepat pada tanggal 25 desember tahun lalu, aku mendengar berita bahwa dia pergi keluar negeri untuk bekerja, entah pikiranku sudah mulai aneh, aku tetap menunggunya, natal tahun lalu kulalui dengan sepi, hanya sendiri, dan untuk tahun ini, malam ini, entah kenapa aku merasa ingin mempercayainya, dan menunggu disini lagi, aku memang bodoh ya…
Kuberanjak dari kursi dan bersandar dipagar pinggiran kolam, sambil melihat dikejauhan, kota yang terang dengan lampu-lampu yang menyala satu sama lain, jam sudah menunjukkan pukul 11:30, saat-saat dimana orang-orang menunggu dan mempersiapkan natal…
kembali kudekap jaketku, dingin terasa semakin menusuk tulang… membuat setiap orang ingin menyerah dan lari kebalik selimut…
aku menatap langit dan berkata “Dingin sekali ya, memang aku tidak pernah menyukai langit musim dingin…”
rasa penasaran membuatku kembali melihat jam, 12:00, yah, natal telah tiba, dikejauhan terdengar alunan ringan instrumen-instrumen natal, semua orang bersuka cita, makan bersama, ditengah cahaya-cahaya pelita yang hangat… tidak bagiku, perasaan bingung yang terus mengelilingi, membuat natal ini serasa tidak berarti…
beberapa menit disana, duduk termenung, lamunanku terbuyar oleh sapa seorang perempuan…
dengan pakaian berwarna merah, berkostum santa, memberiku sebuah permen, dan berkata “Selamat Natal, Semoga permen ini dapat menghibur anda” dia tersenyum padaku dan kemudian berjalan pergi…
Permen itu kugenggam dalam-dalam, entah darimana perasaan ini, tetapi hangat…
kembali kulihat jam tanganku, waktu telah menunjukkan pukul 12:11, aku beranjak dari kursi, menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya, “Natal sudah tiba, tentunya aku harus turut merayakannya, walau hanya sendiri…”…
Sambil berbalik, tiba-tiba ada yang berkata sambil memanggilku…
Sosok yang telah kukenal baik, sosok yang selalu kukagumi, kini telah tumbuh dan jauh lebih dewasa, tubuhnya yang terbungkus dengan sweater hangat, dia tersenyum padaku, sementara aku masih terpana menatapnya, dia berkata..
“Kok bingung ? ini aku !”
“aku datang untuk menepati janjiku, dan menjawab perasaanmu setahun lalu…”
Mukanya memerah, dan dia terlihat kebingungan juga, dia menjawab dengan malu-malu…
“aku… aku.. aku juga menyukaimu…” lalu diapun tertunduk malu,

Aku sampai bingung, tidak tau harus berbuat apa, tapi kulangkahkan kakiku mendekatinya, memegang pundaknya, dia melihatku, aku berkata “ini adalah hadiah natal yang terbaik sepanjang hidupku…” aku tersenyum dan memegang pipinya…
Dia tersenyum dan berkata “hangatnya…”
Sesaat, tiba-tiba bola-bola putih jatuh perlahan dari gelapnya langit malam, Salju !
kami berdua menatap langit malam, langit terasa jauh lebih ceria dan menurunkan saljunya turut berbahagia kepada kami…
Perasaan dan hatiku tidaklah lagi sepi dan sendiri, kini jauh lebih baik, tidak terasa dingin lagi… entah itu perasaanku atau apa, tapi aku ingin mempercayainya, malam natal tidak selalu buruk…
aku berkata, “yuk, kita jalan-jalan kekota, suasana natal sudah terasa…”, dia tersenyum dan mengangguk, seiring kami berjalan, salju-salju ringan menemani canda tawa kami, dia bercerita bahwa dia tidak akan bekerja diluar negeri lagi karena berbagai kendala…
Aku menatap kelangit, dan berkata “aku berubah pikiran loh..” sambil tersenyum, kemudian melanjutkan jalan kami…
sungguh kehidupanku berubah, ini akan menjadi natal yang terbaik dalam hidupku dan semoga natal tahun depan tidak akan kalah baiknya !
Selamat Natal dan Tahun Baru !
Pesan Penulis : Rasakanlah Makna Natal dari lubuk hati yang terdalam, Natal tidaklah selalu buruk, Natal penuh dengan Canda tawa dan Suka Cita ! Selamat Natal !

Dark_Saber`s Blog
Hetare`s Blog
Kona-kona`s Blog
Nemuchan`s Blog
Utychan`s Blog
Danny Choo
FFCrystalesia
Gordonator
Lechovux`s Blog
Kasian amat si ‘aku’, mesti nunggu bertahun2 buat ngedapetin cintanya… Tapi untung penantian berbuah manis
Jd terinspirasi buat nunggu si ‘dia’ nih /shy
By: sakurazaki90 on December 24, 2009
at 4:35 pm
oh ya? he… he…, nunggu siapa nich ??
kalau saya sih sebagai penulis masih jomblo, makanya nulis ginian, buat ngusir rasa kesepian..
Merry Christmas and Happy New Year !!
By: lechovux on December 24, 2009
at 4:43 pm
Seseorang yg close yet so distant (gile, bahasa gw puitis amirrr, LOL)
Entah orangnya punya perasaan sama ato nggak… Dan gatau dia punya org lain yg disuka ato nggak…
Bingung2 T_T
Pengalaman cinta (yg bukan cinta monyet) pertama nih >.<
By: sakurazaki90 on December 24, 2009
at 5:27 pm
hehe, bagus2.. cuma kok pelit titik ya :p
lumayan keexpos perasaannya, tapi terasa kurang tajem pas ketemu, bisa lebih digali lagi tu
By: shin on December 24, 2009
at 5:34 pm
pelit titik ? banyak tuh… < ini udah ada 3 butir, XD
thanks buat masukkannya !
pas ketemu mau digimanain lagi ? nanti pembaca dibawah umur tak mengerti, mereka kan ga bisa baca yang terlalu berat…
By: lechovux on December 24, 2009
at 5:38 pm
wha~~~~
luv it so much..^^
By: rafselinda on December 26, 2009
at 2:21 pm
Hehe, thanks for comment, write in indonesia, but other times, i will write another story in english, hope all of us will have nice experience like my story, ^^
Merry Christmas and Happy New Year !!
By: lechovux on December 27, 2009
at 3:42 am
Kalo maw submit ke bhs Inggris, gw bnt translate dah^^
Koq kek nasib gw y? Bedany, gw bm ad endingny tuh^^
By: "Aku" on December 27, 2009
at 6:47 am
englishnya boleh-boleh aja, kalau bisa full XD
By: lechovux on January 1, 2010
at 12:07 pm
wow,tell me if u done d next story,qhey?^^
o y,hows ur relationshp with rana..? u r single now..? how come..??
By: rafselinda on December 27, 2009
at 9:11 am
Hehe, okay okay, uhn ? rana ? i`m single now…, please don`t care our relationships okay ? ^^
and than, how bout your boyfriend ? in christmas ? share some story… ^^
By: lechovux on December 30, 2009
at 8:48 am
oh,i’m so sorry to hear that…
haha.. nothing special…
By: rafselinda on January 8, 2010
at 7:09 am